Butuh AI
atau nggak?
Kita cek dulu.
Kami tim yang melek AI dan pakai AI tiap hari, dari diagnosis sampai development. Tapi AI baru masuk ke workflow-mu kalau memang itu solusi terbaik. Di halaman ini, kami jelaskan cara kami memutuskannya.
Diagnosis gratis: ngobrol 1 sesi dan dapat peta masalah 1 halaman.
1 PESAN PELANGGAN DI WHATSAPP
Halo kak, yang warna biru harganya berapa ya? Bisa kirim ke Surabaya bulan depan?
2 AI BACA, KASIH LABEL, SIAPIN DRAF
- Leads baru
- Tanya harga
- Kirim ke Surabaya
Draf balasan siap, sesuai daftar harga dan aturan pengirimanmu.

Kebanyakan bisnis nggak butuh strategi AI.
Yang dibutuhkan: 2 atau 3 masalah beres.
Banyak tim sudah coba ChatGPT atau langganan tools AI, tapi nggak ada perubahan berarti. Biasanya bukan karena AI-nya nggak bisa. Penyebabnya hampir selalu salah satu dari tiga hal ini.
- ALASAN 01
Nggak nyambung sama proses
Tools-nya dibeli sebelum ada yang memetakan cara kerja yang sebenarnya, jadi yang diselesaikan malah masalah yang salah.
- ALASAN 02
Tim nggak mau pakai
Kalau malah nambah langkah atau ada di luar tools yang biasa dipakai, tim balik lagi ke chat dan Excel.
- ALASAN 03
Nggak ada yang ngurus
Prompt, data, dan integrasinya lama-lama bergeser. Kalau nggak ada yang ngurus, kualitasnya turun dan tim berhenti percaya.
Makanya kami mulai dari masalahnya dulu, baru tentukan perlu AI atau nggak.
Kapan pakai AI,
kapan nggak usah.
Tes sederhana yang selalu kami pakai di setiap diagnosis. Kebanyakan solusi nyata pakai sedikit dari dua sisi.
Cocok pakai AI
Input yang nggak terstruktur
Chat, dokumen, email, dan teks bebas yang nggak muat di kolom yang rapi.
Keputusan yang berulang
Memilah, kasih label, atau meneruskan request yang sama berkali-kali dalam sehari.
Merangkum
Mengubah thread panjang, rekaman call, atau laporan jadi poin-poin penting.
Bikin draf
Versi pertama balasan atau dokumen, yang nanti dicek orang.
Lebih baik tanpa AI
Aturannya sudah pasti
Logika yang bisa ditulis jelas: kalau begini, maka begitu.
Datanya sudah rapi
Angka dan kolom yang sudah ada di tempatnya.
Wajib 100% akurat
Apa pun yang harus selalu benar, seperti total tagihan, stok, atau pembayaran.
TES CEPAT
- Inputnya berantakan?
- Hasilnya bisa dicek orang?
- Sepadan sama biayanya?
- Tiga kali ya: AI cocok
Ada satu jawaban nggak? Kami cari solusi yang lebih simpel dulu.
Di solusi untukmu,
dan di dapur kami sendiri.
Ini contoh yang bisa kami bangun, bukan hasil proyek klien. Di setiap contoh, keputusan penting tetap dipegang orang.
DI SOLUSI YANG KAMI BANGUN

Leads dari WhatsApp
- SEBELUM
- Chat tersebar di HP pribadi. Follow-up tergantung siapa yang ingat.
- SESUDAH
- Satu inbox bersama. AI kasih label ke tiap chat dan siapin draf balasan.
- YANG PEGANG KENDALI
- Tim sales kamu approve setiap balasan sebelum dikirim.

Invoice dan CV
- SEBELUM
- Ada orang yang ngetik tiap dokumen ke spreadsheet secara manual.
- SESUDAH
- AI baca tiap dokumen dan isi kolomnya otomatis.
- YANG PEGANG KENDALI
- Orang tetap mengecek hasilnya sebelum disimpan.

Pertanyaan SOP
- SEBELUM
- Tim nanya hal yang sama di chat, dan senior harus jawab berulang-ulang.
- SESUDAH
- Asisten AI menjawab berdasarkan SOP dan dokumenmu sendiri.
- YANG PEGANG KENDALI
- Kamu yang tentukan dokumen mana yang boleh dibaca. Pertanyaan yang nggak jelas diteruskan ke orang.
DI DAPUR KAMI
Diagnosis lebih cepat
AI bantu kami merapikan catatan wawancara dan detail proses, jadi peta masalahmu lebih jelas.
Dokumentasi lebih rapi
Dokumen handover dan materi training disusun dengan bantuan AI, lalu kami cek ulang.
Development lebih cepat
Coding dan testing dengan bantuan AI memangkas waktu pengerjaan.
Hasilnya: kamu dapat lebih banyak dengan harga fix yang sama.
Mulai kecil dulu,
baru diperluas.
Kami selalu pilot AI di satu workflow nyata dulu. Kamu lihat sendiri hasilnya dengan data dan timmu, sebelum memutuskan lanjut.
Pembayarannya sama seperti proyek lain: DP 50%, lalu kerja dimulai. Permintaan perubahan dihitung terpisah.
Aman, praktis,
dan biayanya jelas.
AI harusnya bikin kerjaan makin bisa dipercaya, bukan bikin was-was. Ini aturan main yang selalu kami pegang.
Selalu ada orang yang cek
Semua yang dikirim ke pelanggan atau menyangkut uang harus di-approve orang dulu.
Datamu, akunmu
Sebisa mungkin, data tetap di akun dan tools milikmu. Kami merancang sistem dengan memperhatikan UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Biaya bulanan jelas
Perkiraan biaya AI per bulan tertulis di proposal. Kalau pakai retainer, pemakaian aslinya kami pantau.
Nyambung sama tools-mu
WhatsApp, Google Workspace, spreadsheet, dan aplikasi yang sudah kamu pakai. Nggak perlu ganti semuanya.
Tools yang kami pakai
Kami pilih tools sesuai masalahnya, bukan sebaliknya. Ini yang kami pakai saat ini.
KAMI BANGUN DENGAN
TERHUBUNG KE
Pertanyaan soal AI, dijawab apa adanya.
Mau tanya soal biaya atau timeline? Jawabannya ada di FAQ halaman utama.
Bisnis kami beneran butuh AI?
Belum tentu, dan diagnosis gratis yang bakal jawab. Kalau form sederhana, Excel yang rapi, atau satu otomasi sudah cukup, itu yang kami sarankan.
Perlu punya tim IT buat pakainya?
Nggak. Kami pasang di tools yang sudah biasa dipakai timmu, lalu kami training saat handover. Cukup ada satu orang yang pegang prosesnya, nggak harus orang teknis.
Data kami aman? Disimpan di mana?
Sebisa mungkin, data tetap di akun dan tools milikmu sendiri. Semua yang dikirim ke pelanggan atau menyangkut uang harus di-approve orang dulu. Setiap proyek kami rancang dan jalankan sesuai UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Biaya AI per bulannya berapa?
Tergantung seberapa sering workflow-nya dipakai. Perkiraan biaya bulanan ada di proposal, dan kalau pakai retainer, pemakaian aslinya kami pantau supaya nggak ada kejutan.
Kalau AI-nya salah gimana?
Kadang pasti salah, makanya kami rancang dari awal. Semua yang dikirim ke pelanggan atau menyangkut uang harus di-approve orang, dan kami pilih tugas yang kesalahannya gampang ketahuan dan diperbaiki. Kalau pakai retainer, kualitasnya kami pantau dan prompt serta modelnya kami tuning.
Kapan hasilnya mulai kelihatan?
Kami mulai dari pilot di satu workflow, jadi hasilnya bisa kelihatan lebih awal. Biasanya 2 sampai 4 minggu.
Harus ganti tools yang sekarang?
Biasanya nggak. Kami hubungkan ke yang sudah kamu pakai, seperti WhatsApp, Google Workspace, spreadsheet, dan aplikasi lain. Kami baru sarankan tools baru kalau tools lama justru jadi sumber masalahnya.
Cerita aja, apa
yang bikin pusing.
Isi form ini, nanti kami balas dalam 1 hari kerja buat atur jadwal diagnosis. Sesi ngobrol dan peta masalah 1 halaman ini gratis.
- Kami baca ceritamu
- Kami hubungi buat atur jadwal
- Kamu dapat peta masalah 1 halaman

Ngobrol santai soal cara kerja timmu sekarang. Tanpa jualan, tanpa slide.
Lebih suka email? hello@lingkari.com
WhatsApp: 0851-2800-2801
Makasih, sudah kami terima.
Kami balas dalam 1 hari kerja buat atur jadwal diagnosis, lewat email atau WhatsApp.
Kami balas dalam 1 hari kerja buat atur jadwal diagnosis. Cek pesan masuk di email atau nomor WhatsApp yang kamu isi.
- Kami baca ceritamu
- Kami hubungi buat atur jadwal
- Kamu dapat peta masalah 1 halaman
Diagnosis gratis
Ngobrol plus peta masalah 1 halaman